My Photo
Powered by Friendster Blogs

« Sudah sahkah syahadat kita?? | Main | Apakah Allah ada? »

Serigala Dan Harimau.

Kisah ini menceritakan tentang seekor serigala yang terluka. Luka yang diderita serigala terjadi ketika serigala berusaha menolong harimau yang dikejar pemburu. Sang serigala berusaha menyelamatkan kawannya, namun sayang sebuah panah yang terbidik mengenai kaki belakangnya. Kini hewan yang bermata liar itu tidak bisa lagi berburu. Ia tinggal disebuah goa jauh dari perkampungan penduduk. Sang harimaupun tahu bagaimana balas budi. Setiap selesai berburu, dimulutnya selalu tersisa sepotong daging untuk dibawa pulang, walau sedikit. Sang serigala selalu dapat bagian, sang harimau paham, tanpa bantuan sang serigala ia pasti sudah mati terpanah. Sebagai balasannya serigala selalu berusaha menjaga keluarga sang harimau dari gangguan hewan-hewan lain, walaupun sebenarnya ia tak bisa berjalan dan hanya duduk teronggok dipojok goa. Rupanya peristiwa itu telah sampai ketelinga seorang pertapa. Ia dan beberapa muridnya ingin melihat dan mengambil beberapa pelajaran. Dipagi hari berangkatlah mereka, setelah seharian berjalan sampailah mereka dimulut goa, tempat harimau dan serigala itu menetap. Kebetulan harimau baru saja pulang dari berburu dan sedang memberikan sepotong daging kepada serigala. “Pelajaran apa yang dapat kalian ambil dari sana?” Tanya pertapa ke murid-muridnya. Seorang murid menjawab “guru, aku melihat kekuasaan dan kebaikan Tuhan. Tuhan pasti akan memenuhi kebutuhan hamba-Nya lewat berbagai cara.” Sang pertapa tersenyum. Sang murid melanjutkan ucapannya, “lihatlah serigala ini, tanpa bersusah payah dia bisa tetap hidup dan mendapat makanan”. Ia menanti jawaban dari gurunya, “ia, kamu tidak salah. Kamu memang memperhatikan. Tapi….berhentilah berharap menjadi serigala dan mulailah berlaku seperti harimau” tanggapam sang guru. Adalah benar bahwa Tuhan menciptakan ikan buat umat manusia. Tapi…apakah Tuhan ciptakan ikan-ikan dalam kaleng-kaleng sarden? Saya percaya ikan-ikan itu dihadirkan kepada kita lewat kerja keras dan peluh dari para nelayan. Begitulah…acap kali dalam kehidupan ada fragben tentang serigala yang lumpuh dan harimau yang ingin membalas budi. Memang tidak salah jika disana kita akan menyaksikan kebesaran dan kasih sayang Tuhan. Namun,.. ada satu hal kecil yang patut diingat bahwa, berbagi, menolong, membantu, sudah selayaknya menjadi prioritas dalam kehidupan kita, bukan karena hal itu suatu keterpaksaan, bukan juga karena didorong rasa kasihan dan ingin balas budi. Berbagi dan menolong memang sepatutnya mengalir dalam darah kita. Disana akan ditemukan nilai-nilai dan percikan cahaya Tuhan, sebab disana akan terpantul bahwa kebesaran Tuhan hadir dalam tindak dan perilaku yang kita lakukan. Didalam berbagi akan bersemayam keluhuran budi, keindahan hati dan keagungan qalbu. Sahabat….jika kita bisa memilih berhentilah berharap menjadi serigala lumpuh dan mulailah bermimpi menjadi harimau.

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .